KoranSidoarjo.com – Aksi kriminalitas dengan modus penipuan kembali menghantui warga Kabupaten Sidoarjo. Kali ini, seorang remaja perempuan berinisial ADL (19), warga Bebekan Selatan, Kecamatan Taman, harus merelakan sepeda motornya raib setelah teperdaya oleh pelaku yang berpura-pura meminta bantuan.
Peristiwa pilu ini terjadi pada Kamis malam (29/1/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Lokasi kejadian perkara (TKP) berada di kawasan Kelurahan Ngelom, tepatnya di depan sebuah warung kopi (warkop) di wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban hendak menjemput ibunya di Pasar Sepanjang. Saat sedang menunggu, korban tiba-tiba didatangi oleh seorang pria yang tidak dikenal.
Pria tersebut melancarkan aksinya dengan memasang raut wajah memelas, mengaku sangat membutuhkan bantuan untuk diantar ke wilayah Ngelom guna menemui seorang teman. Karena merasa iba, korban bersedia mengantarkan pelaku menggunakan sepeda motor Honda Beat tahun 2022 miliknya dengan nomor polisi W 6373 NDK.
Sesampainya di kawasan Ngelom, pelaku mulai melancarkan tipu muslihatnya. Korban diminta turun dari motor dengan alasan pelaku ingin menjemput temannya yang berada di gang sempit dekat lokasi.
“Pelaku bilang hanya sebentar untuk menjemput temannya. Korban diturunkan di depan Warkop Tretan,” ungkap salah satu sumber di lokasi.
Namun, setelah menunggu cukup lama, pelaku tak kunjung menampakkan batang hidungnya dan motor korban telah dibawa lari.
Menanggapi laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Taman, AKP Hajir Sujalmo, SH, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dari korban. Saat ini, tim penyidik tengah melakukan pendalaman untuk memburu pelaku.
“Laporan sudah kami terima. Anggota di lapangan sedang melakukan penyelidikan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan mencari bukti rekaman CCTV di sekitar rute yang dilalui pelaku,” ujar AKP Hajir saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).
Akibat insiden ini, korban mengalami kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp10 juta. Pihak kepolisian juga menghimbau kepada masyarakat Sidoarjo, khususnya para remaja, agar tidak mudah percaya kepada orang asing yang meminta bantuan secara mendadak di tempat umum.
