KoranSidoarjo.com– Niatnya mau healing tipis-tipis sambil menikmati Alun-Alun Sidoarjo yang baru selesai direvitalisasi, warga malah disuguhi drama live action. CFD perdana pada Minggu (1/2/2026) siang kemarin mendadak berubah jadi ring tinju dadakan setelah dua emak-emak terlibat aksi adu jotos di area Monumen Jayandaru.
Kejadian yang pecah sekitar pukul 12.30 WIB ini langsung viral di medsos. Banyak pengunjung yang lagi asyik olahraga atau sekadar jajan dibuat melongo sama aksi “gelut” yang terjadi di tengah kerumunan.
Cuma Gara-Gara Rebutan Lapak
Usut punya usut, keributan ini nggak jauh-jauh dari urusan “perut”. Kiki, salah satu petugas di lokasi, cerita kalau semuanya berawal dari adu mulut masalah tempat sewa mainan.
“Awalnya cuma adu mekanik lewat kata-kata, alias cekcok biasa. Eh, nggak lama kemudian malah main tangan. Kayaknya emosi gara-gara rebutan lapak buat naruh mainan sewaan mereka,” curhat Kiki.
Untungnya, warga sekitar sama petugas parkir sigap jadi wasit dadakan buat melerai mereka sebelum makin parah.
Nggak butuh waktu lama, Satpol PP Sidoarjo langsung turun tangan, Plt Kabid Tibumtranmas Satpol PP, R. Novianto Koesno Adi Putro, mengonfirmasi kalau oknum penyewa mainan itu sudah diamankan.
“Barang buktinya sudah kita angkut ke kantor. Ini jadi catatan buat kita semua,” tegas Novianto.
Reminder: Alun-Alun Itu Tempat Santai, Bukan Tempat Dagang!
Pihak berwajib juga mengingatkan lagi kalau Alun-Alun Sidoarjo itu sebenarnya zona merah buat jualan.
Sesuai Perda Nomor 10 Tahun 2013, kawasan ini harusnya steril dari aktivitas dagang biar warga bisa nyaman santai-santai.
Satpol PP minta banget nih buat para pedagang atau penyewa mainan biar nggak egois dan tetap taat aturan. Jangan sampai niat Pemkab bikin Alun-Alun jadi aesthetic malah rusak gara-gara drama rebutan lapak yang bikin malu.
