KoranSidoarjo.id, — Tabir misteri di balik kematian Ruly Yunis Setiawati, Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, mengungkap fakta baru yang mengejutkan. Terduga pelaku bernama Erlan, tidak hanya diduga merenggut nyawa korban, melainkan juga membawa kabur harta benda berharga bernilai ratusan juta rupiah.

Dugaan hilangnya harta benda tersebut terungkap setelah pihak keluarga korban melakukan inventarisasi barang-barang berharga di kediaman Ruly di Bangkalan, atas petunjuk dari penyidik kepolisian usai rangkaian prosesi pemakaman selesai.

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, mengonfirmasi bahwa sebagian besar perhiasan emas milik korban telah raib. Emas yang tersisa di lokasi penyimpanan hanya sebagian kecil dari total tabungan perhiasan yang selama ini dikumpulkan korban.

“Penyidik meminta keluarga mengenali barang-barang apa saja yang hilang. Setelah dicek, emas yang tersisa hanya sedikit,” ungkap Risang Bima Wijaya, Jumat (7/8/2026).

Emas 1 Kilogram dan Uang Tunai Rp270 Juta

RaibTak hanya perhiasan emas, uang tunai sekitar Rp270 juta yang tengah disiapkan korban untuk rencana pembelian rumah juga hilang tanpa jejak. Pihak keluarga menaksir total perhiasan emas yang digondol pelaku mencapai sekitar satu kilogram.

Risang menduga, sebelum peristiwa naas itu terjadi, Erlan sempat mendatangi kediaman korban di Bangkalan untuk menjemput Ruly secara langsung. Dugaan ini diperkuat dengan jejak komunikasi terakhir korban bersama anaknya melalui pesan singkat WhatsApp pada malam hari sebelum ditemukan meninggal dunia.

“Teori saya, Erlan datang ke Bangkalan menjemput korban. Pagi itu tidak ada orang di rumah saat mengambil korban, kemudian langsung berangkat,” kata Risang.

Kini, fakta hilangnya emas seberat satu kilogram serta uang tunai Rp270 juta tersebut menjadi fokus materi penyelidikan penting bagi kepolisian untuk mengungkap motif utamanya.

Jasad Korban Ditemukan di Bandara Juanda, Pelaku Masuk DPO

Untuk diketahui, kasus kematian Ruly Yunis Setiawati sempat menggemparkan publik Sidoarjo dan Madura. Jasad ASN Pemkab Bangkalan tersebut sebelumnya ditemukan tak bernyawa di dalam area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, pada Rabu (24/6) silam.

Hingga saat ini, Erlan yang menjadi terduga utama dalam kasus pembunuhan dan pencurian ini masih buron. Kepolisian telah menetapkan Erlan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan terus melacak keberadaannya.

Pihak keluarga berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku, mengungkap keberadaan harta benda korban, serta mengusut tuntas seluruh rangkaian tindak pidana yang menimpa Ruly Yunis Setiawati.

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *