KoranSidoarjo.id, — Tembok jeruji besi tidak menghalangi hak warga binaan untuk meraih pendidikan. Sebanyak 22 warga binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, resmi mengikuti kegiatan pembelajaran Kejar Paket A, B, dan C, Selasa (11/8/2026).

Program pendidikan ini terselenggara berkat kerja sama strategis antara Lapas Kelas I Surabaya dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nurul Huda. Langkah ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian sekaligus pemenuhan hak dasar warga binaan untuk memperoleh ijazah sesuai jenjang pendidikan masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, para peserta mengikuti proses belajar-mengajar yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan terakhir. Rinciannya meliputi Paket A yang setara Sekolah Dasar (SD), Paket B setara Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Paket C yang setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Meskipun harus menjalani masa hukuman, kesempatan belajar ini diberikan sebagai bekal penting untuk mempersiapkan kemandirian mereka saat kembali ke tengah masyarakat kelak.

Bekal Penguatan Masa Depan Warga Binaan

Kabid Pembinaan Lapas Kelas I Surabaya, Andik, menegaskan bahwa sesuai arahan Kalapas Sohibur Rachman bahwa seluruh program pembinaan di Lapas Porong tidak hanya berorientasi pada aspek masa pida semata, melainkan juga berfokus pada pembekalan kualitas hidup warga binaan.

“Hak untuk mendapatkan pendidikan tetap kami penuhi. Kami berharap melalui program Kejar Paket ini, warga binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan ijazah formal, tetapi juga tumbuh motivasi untuk terus belajar dan memperbaiki diri,” ujar Andik di sela-sela pemantauan kegiatan.

Andik menambahkan, sektor pendidikan merupakan instrumen krusial dalam membentuk ulang pola pikir (mindset) serta tingkat kemandirian para santri binaan. Melalui fasilitasi ruang belajar yang memadai, masa-masa penahanan dapat diisi dengan kegiatan yang produktif dan bermanfaat.

Pihak manajemen Lapas Kelas I Surabaya berharap, setelah bebas nanti, ijazah serta ilmu yang didapat selama mengikuti program Kejar Paket dapat membuka peluang kerja yang lebih baik, sehingga para mantan warga binaan mampu membawa perubahan positif bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *