KoranSidoarjo.id, — Warga di sekitar jalur rel kereta api sebelah selatan Flyover Aloha, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo digegerkan dengan penemuan mayat seorang wanita, Minggu (24/5/2026) sore.
Jasad wanita tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB oleh seorang sukarelawan pengatur lalu lintas (polisi cepek) yang biasa beroperasi di sekitar lokasi kejadian. Saat ditemukan, korban tergeletak di sisi barat perlintasan kereta api dengan mengenakan daster hitam bermotif daun.
Penemuan tersebut seketika mengundang perhatian pengguna jalan dan warga sekitar hingga membuat area di selatan jembatan layang itu sempat dipadati massa yang penasaran.
Kanit Reskrim Polsek Gedangan, Ipda Dudon Setia Putra, membenarkan adanya peristiwa penemuan jasad wanita tersebut. Begitu menerima laporan, petugas kepolisian langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan situasi.
“Benar, kemarin sore ada penemuan mayat wanita menggunakan baju daster hitam di barat perlintasan kereta api,” ujar Ipda Dudon Setia Putra saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).
Identitas Korban Terungkap, Jenazah Diautopsi di Porong
Berdasarkan pemeriksaan awal dari barang bawaan dan kartu identitas, korban diketahui berinisial LS, seorang warga yang beralamat di kawasan Kusuma Bangsa, Kota Surabaya. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti di balik kematian korban, apakah karena kecelakaan, sakit, atau ada indikasi tindak kekerasan. Untuk keperluan medis dan hukum, jasad korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan kepolisian.
“Jenazah kemarin langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara (Pusdik) Porong untuk dilakukan autopsi,” tambah Kanit Reskrim.
Pihak Polsek Gedangan menegaskan belum bisa memberikan keterangan lebih rinci mengenai dugaan penyebab kematian karena masih menunggu hasil pemeriksaan tim forensik. Kasus ini kini sepenuhnya dalam penanganan intensif pihak berwenang.
