KoranSidoarjo.id– Kabar gembira bagi para pecinta memancing. Kolam pancing yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bringinbendo resmi dibuka kembali untuk umum pada Minggu (19/4/2026).

Pembukaan ini menandai bangkitnya salah satu unit usaha desa yang sempat vakum selama beberapa tahun. Kepala desa Bringinbendo, Sholeh Dwi Cahyono menjelaskan bahwa kolam pancing ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2022 di atas lahan Tanah Kas Desa (TKD).

Namun, karena kendala anggaran dan manajemen kepengurusan yang kurang jelas saat dikelola oleh Pokmas sebelumnya, operasional kolam tersebut sempat terhenti.

“Dulu pengelolaannya tidak jelas. Setelah ada BUMDes, aset kolam pancing ini kita tarik dan masukkan ke dalam manajemen BUMDes. Alhamdulillah, dengan dukungan anggaran yang memadai, tahun 2026 ini bisa kita buka kembali,” ujarnya di sela-sela pembukaan kolam pancing.

Reaktivasi kolam pancing ini bukan sekadar menjadi tempat menyalurkan hobi, melainkan diproyeksikan sebagai motor penggerak ekonomi warga sekitar. Kehadiran pengunjung dari luar desa diharapkan mampu meningkatkan omzet para pelaku UMKM, terutama pemilik warung di sekitar lokasi.

“Harapan kami, Bringinbendo bisa lebih maju. Dengan adanya kolam pancing ini, kunjungan wisata dari luar desa bertambah, dan yang paling penting UMKM bergerak. Dulu hanya ada satu warung, sekarang sudah tumbuh banyak warung milik warga,” tambahnya.

Pembukaan kolam pancing ini diramaikan dengan kegiatan lomba memancing yang diikuti oleh lebih dari 100 peserta dari berbagai wilayah.

Panitia menyiapkan 170 lapak untuk mengakomodasi antusiasme masyarakat.bTak tanggung-tanggung, pengelola melepaskan total ikan sebanyak 3 kuintal atau 300 kilogram ke dalam kolam. Jenis ikan yang dilepas meliputi ikan gurami, patin, dan tombro, dengan ukuran ikan terbesar mencapai 3 kilogram.

Selain memperebutkan total ikan yang melimpah, panitia juga menyediakan berbagai doorprize menarik bagi para peserta untuk menambah kemeriahan acara.

Ke depan, kolam pancing ini diharapkan menjadi unit usaha yang mandiri dan memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan asli desa melalui manajemen BUMDes yang profesional.

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *