KoranSidoarjo.id, — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya di Porong memastikan seluruh warga binaan dan jajaran pegawainya berada dalam kondisi bersih dari penyalahgunaan narkotika. Kepastian tersebut diperoleh usai digelarnya razia gabungan dan tes urine acak (random sampling) pada Kamis (17/9/2026) malam.
Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil pemeriksaan medis yang dilakukan secara transparan bersama instansi penegak hukum terkait.
“Alhamdulillah sebagaimana disampaikan oleh pihak Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidoarjo, hasil tes urine acak atau random sampling dinyatakan negatif narkoba semua,” ujar Sohibur Rachman , Kamis (17/9/2026).
Rachman menjelaskan, pengambilan sampel tes urine melibatkan 20 orang pegawai lapas dan 51 orang warga binaan. Uniknya, penentuan sampel dipilih secara langsung oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Porong yang hadir di lokasi guna menjaga objektivitas dan efektivitas pemeriksaan.
Sita Sajam dan Alat Pemanas Ilegal
Selain tes urine, petugas gabungan yang terdiri dari unsur lapas, Polsek Porong, Koramil 0816/04 Porong, serta Satuan Brimob Polda Jatim menyisir ketat blok-blok hunian warga binaan.Dari hasil penggeledahan tersebut, tim gabungan menyita sejumlah barang terlarang berupa puluhan benda tajam rakitan, kabel stop kontak liar, hingga alat pemanas air yang dilarang berada di dalam kamar hunian.
Rachman menegaskan seluruh barang sitaan tersebut akan segera dimusnahkan guna meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).Ia menambahkan, operasi serentak ini merupakan wujud komitmen menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
“Razia malam ini merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk melaksanakan penggeledahan secara serentak di seluruh Indonesia, guna mewujudkan lapas dan rutan yang bersih dari narkoba, ponsel, dan pungli,” tegasnya.
Sinergitas Aparat Penegak Hukum di Porong
Sementara itu, Kapolsek Porong Kompol Imam Yuwono menyatakan bahwa razia gabungan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara Polri, TNI, BNNK, dan pihak lapas dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Senada dengan hal tersebut, Danramil 0816/04 Porong Kapten Arh Siswoyo menilai kolaborasi lintas sektoral ini mampu memberikan rasa aman dan ketenangan, baik bagi warga binaan di dalam lapas maupun masyarakat luas di sekitar kawasan Porong, Sidoarjo.
